Visi dan Misi
Visi Madrasah: “Berakhlakul karimah, berprestasi dan berwawasan lingkungan”.
Misi Madrasah:
Sejarah MI Al-Islamiyyah Campurejo
Sejarah Berdirinya MI Al-Islamiyyah Campurejo
Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Islamiyyah Campurejo merupakan lembaga pendidikan dasar berciri Islam dan pesantren yang beralamat di Jl. Majapahit No. 05, Desa Campurejo, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Madrasah ini berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan dan Pondok Pesantren Al-Jawahiriyyah, serta berafiliasi dengan Kementerian Agama Republik Indonesia.
Cikal bakal madrasah ini bermula dari kegiatan mengaji Al-Qur’an yang diasuh oleh KH. Achmad Abrori (Alm) pada tahun 1964. Saat itu beliau baru saja pulang dari Pondok Pesantren Kembangsawit Madiun dan mulai mengajar anak-anak di sebuah langgar kecil dari bekas lumbung padi. Karena santrinya semakin banyak, masyarakat bersama ayah beliau yang juga seorang tokoh desa, bergotong royong membangun musholla berukuran 6×4 meter sebagai tempat belajar.
Melihat semangat anak-anak dan keterbatasan tempat, KH. Achmad Abrori kemudian mengubah sistem belajar dari sorogan menjadi klasikal dan mendirikan Madrasah Diniyah malam hari. Dengan bantuan beberapa guru, termasuk Pak Miskun dari Desa Jabung dan istrinya sendiri, kegiatan belajar berjalan dengan baik dan diminati masyarakat.
Pada tahun 1967, bertepatan dengan acara tingkeban anak pertama beliau, KH. Achmad Abrori mengusulkan agar kegiatan madrasah dipindah ke waktu sore hari. Usulan tersebut disambut baik para tokoh masyarakat dan ulama setempat. Maka berdirilah Madrasah Diniyah Sore Campurejo, dengan jumlah pendaftar pertama mencapai 183 anak.
Melihat perkembangan yang pesat, pada tahun 1970, madrasah ini kemudian didaftarkan ke Kantor Departemen Agama Kabupaten Ponorogo dan resmi menjadi Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Islamiyyah Campurejo. Sejak saat itu, madrasah mulai mengikuti ujian negara dan pada tahun 1977 mendapatkan bantuan rehabilitasi bangunan pertama dari pemerintah. Proses pembangunan dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat dan warga Nahdlatul Ulama (NU) setempat.
Tahun 1977/1978, MI Al-Islamiyyah Campurejo mulai membuka kelas pagi, sementara kelas sore tetap berjalan untuk kegiatan Madrasah Diniyah. Upaya KH. Achmad Abrori dalam memperluas pendidikan Islam di desanya juga dilanjutkan dengan pembangunan Masjid Jami’ Al-Mustaqim Campurejo yang diresmikan pada tahun 1981.
Seiring waktu, MI Al-Islamiyyah Campurejo terus mengalami peningkatan status kelembagaan:
MI Al-Islamiyyah Campurejo kini memiliki berbagai program unggulan seperti:
Madrasah ini telah beberapa kali mengalami pergantian kepemimpinan dan terus berkembang sebagai lembaga pendidikan Islam yang berakar kuat di masyarakat, menjunjung tinggi semangat perjuangan dan keikhlasan para pendirinya.
Profil Sekolah

Struktur Organisasi Lembaga

Sertifikat Akreditasi
