Rabu, 22-04-2026
  • MI Ma'arif Al-Islamiyyah - Madrasah Maju Bermutu MenduniaMI Ma'arif Al-Islamiyyah - Madrasah Maju Bermutu MenduniaMI Ma'arif Al-Islamiyyah - Madrasah Maju Bermutu MenduniaMI Ma'arif Al-Islamiyyah - Madrasah Maju Bermutu MenduniaMI Ma'arif Al-Islamiyyah - Madrasah Maju Bermutu MenduniaMI Ma'arif Al-Islamiyyah - Madrasah Maju Bermutu MenduniaMI Ma'arif Al-Islamiyyah - Madrasah Maju Bermutu MenduniaMI Ma'arif Al-Islamiyyah - Madrasah Maju Bermutu MenduniaMI Ma'arif Al-Islamiyyah - Madrasah Maju Bermutu MenduniaMI Ma'arif Al-Islamiyyah - Madrasah Maju Bermutu Mendunia
  • MI Ma'arif Al-Islamiyyah - Madrasah Maju Bermutu MenduniaMI Ma'arif Al-Islamiyyah - Madrasah Maju Bermutu MenduniaMI Ma'arif Al-Islamiyyah - Madrasah Maju Bermutu MenduniaMI Ma'arif Al-Islamiyyah - Madrasah Maju Bermutu MenduniaMI Ma'arif Al-Islamiyyah - Madrasah Maju Bermutu MenduniaMI Ma'arif Al-Islamiyyah - Madrasah Maju Bermutu MenduniaMI Ma'arif Al-Islamiyyah - Madrasah Maju Bermutu MenduniaMI Ma'arif Al-Islamiyyah - Madrasah Maju Bermutu MenduniaMI Ma'arif Al-Islamiyyah - Madrasah Maju Bermutu MenduniaMI Ma'arif Al-Islamiyyah - Madrasah Maju Bermutu Mendunia

Semarak Hari Santri Nasional 2025 di MI Al-Islamiyyah Campurejo Sambit

Diterbitkan : - Kategori : Berita Viral / Kegiatan / Uncategorized

Campurejo, 22 Oktober 2025 — Suasana halaman MI Al-Islamiyyah Campurejo Sambit tampak berbeda pagi itu. Udara segar bercampur semangat juang para santri yang mengenakan busana putih bersih, sarung, dan ikat kepala bernuansa islami. Sejak pukul 07.30 WIB, para guru, siswa, tenaga kependidikan, dan mahasiswa Magang 2 UIN Kyai Ageng Muhammad Besari telah bersiap mengikuti Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 yang berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat kebangsaan.

Kegiatan tahunan ini menjadi momen penting untuk menanamkan nilai-nilai keislaman, nasionalisme, dan semangat perjuangan di kalangan santri madrasah. Tahun ini, Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan tema nasional Hari Santri: “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia.”

Dalam sambutannya, Kepala Madrasah MI Al-Islamiyyah Campurejo Sambit, Eny Yuliana, S.Ag., menyampaikan bahwa tema tersebut memiliki makna mendalam dan relevan dengan peran santri masa kini.

“Mengawal Indonesia Merdeka berarti menegaskan kembali peran santri dalam menjaga keutuhan bangsa dan mempertahankan nilai-nilai kemerdekaan. Sedangkan Menuju Peradaban Dunia mengajak santri masa kini untuk berkontribusi dalam membangun peradaban global melalui ilmu, akhlak, dan kerja nyata,” tutur beliau.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa menjadi santri bukan hanya tentang belajar di madrasah, tetapi juga tentang menjalani perjuangan hidup yang utuh (sa’yun syāmil). Seorang santri sejati memadukan tiga elemen utama dalam kesehariannya:

  1. Thalabul ‘ilmi, yaitu semangat mencari ilmu dengan sungguh-sungguh dan penuh keikhlasan.
  2. Tazkiyatun nafs, yakni membersihkan jiwa dengan adab, kesabaran, dan keikhlasan dalam belajar.
  3. Jihad fi sabilillah, yaitu berjuang di jalan Allah melalui amal nyata, prestasi, dan kontribusi positif bagi agama dan bangsa.

“Santri masa kini tidak lagi berjuang dengan senjata, tetapi berjihad dengan ilmu, akhlak, dan kerja keras. Belajar sungguh-sungguh adalah bentuk jihad di zaman modern,” tegas Kepala Madrasah di hadapan seluruh peserta upacara.

Beliau juga mengingatkan bahwa Hari Santri Nasional yang diperingati setiap 22 Oktober memiliki akar sejarah yang kuat, yaitu Resolusi Jihad 1945 yang dikumandangkan oleh Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari. Seruan itu menjadi pemicu perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia pasca-proklamasi. “Inilah bukti bahwa santri adalah penjaga NKRI,” ujarnya.

Beliau juga menyampaikan apresiasi yang tulus kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan madrasah hingga saat ini.

“Bapak/Ibu guru yang saya hormati, terima kasih atas dedikasi dan keikhlasan dalam membimbing para santri kecil kita. Ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada Yayasan Pendidikan Pesantren Al-Jawahiriyyah (Bpk. Dr. Abid Rohmanu, M.H.I selaku Ketua Yayasan) yang senantiasa memberikan dukungan, bimbingan, dan arahan bagi kemajuan madrasah tercinta ini. Madrasah ini adalah ladang jihad kita semua — jihad dalam pendidikan, dalam pembentukan karakter, dan dalam menjaga nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin,” ujarnya penuh rasa bangga.

Selain upacara bendera, rangkaian peringatan Hari Santri di MI Al-Islamiyyah Campurejo Sambit juga diisi dengan berbagai kegiatan menarik seperti Sima’an Al-Qur’an oleh Kelas Tahfidz, Jalan Sehat oleh Kelas 1 dan 2, Penampilan Habsy oleh Kelas 3 dan 5, dan Kerja Bakti oleh Kelas 4, 5, dan 6. Setiap kegiatan dirancang untuk menumbuhkan rasa percaya diri, kreativitas, cinta tanah air, serta peduli lingkungan di kalangan siswa madrasah.

Guru dan peserta didik tampak antusias mengikuti seluruh kegiatan. Beberapa siswa bahkan menyampaikan kesan mereka. “Saya senang bisa ikut kegiatan-kegiatan Hari Santri. Rasanya bangga jadi santri madrasah yang cinta Indonesia,” ujar salah satu peserta dengan semangat.

Melalui peringatan Hari Santri Nasional 2025 ini, keluarga besar MI Al-Islamiyyah Campurejo Sambit berharap semangat perjuangan para ulama dan santri terdahulu dapat terus hidup dalam jiwa generasi muda. Santri madrasah diharapkan menjadi pelajar yang berilmu, berakhlak, berkarakter, dan siap membawa Indonesia menuju peradaban dunia yang damai, maju, dan bermartabat.

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan